Jumat, 27 Agustus 2010

Hujan Darah di India

Video Hujan Darah di India Sudah pada melihat kejadian aneh tentang adanya Video Hujan Darah di India youtube, nah jika belum melihat peristiwa hujan ini lah Video nya pada link ini


Saya dengar berita di Stasion TV Swasta tadi sore bahwa terjadi HUJAN DARAH di India. Seluruh dunia digemparkan dengan berita ini. Ilmuwan sibuk meneliti keberadaan air hujan yang berwarna merah seperti darah. Para ahli Metereologi dan Geofisika juga memberikan komentar. Para artis juga tak ketinggalan diwawancarai oleh para wartawan untuk dimintai pendapatnya. Ada yang mengatakan tak mungkin ah terjadi hujan darah. Jangan nakut-nakutin dong katanya. Para Kyai dan tokoh masyarakat juga dimintai fatwanya. Kata kyai inilah peringatan dan teguran kepada kita ummat manusia. Manusia mestinya ingat akan Penciptanya.

Saya ini orang kecil. Bisanya hanya ngeblog. He he he. Mau berkomentar di TV ndak ada yang mau mewawancari saya. Kan Stasiun TV itu mewawancari seseorang harus ada nilai komersialnya juga. Jika Bang Kumis dimintai komentar, ya mana nilai komersial. Paling gembira karena bisa masuk TV. He he he. Karena saya suka ngeblog dan bisnis online ya bisanya komentar aja di blog. Bagaimana pendapat Bang Kumis? Menurut saya dikatakan fenomena alam bisa. Dikatakan teguran dari sang Maha Pencipta juga sangat bisa. Fenomena alam, karena alam bisa juga berubah-rubah. Tak usah kita terkejut dan takut. Hujan bisa saja hujan debu. Bisa hujan ES. Bisa juga hujan darah. Segalanya serba mungkin. Tidak mustahil. Bahkan mungkin saja nanti ada hujan sperma. Atau hujan-hujan yang lain.

Teguran? Sangat pasti. Alam mungkin sekarang lagi muak-muaknya melihat tingkah laku manusia. Ada yang dhalim antar sesama. Ada tertawa di tengah penderitaan orang lain. Kemaksiatan meraja lela. Kemungkaran sudah menjadi menu berita dalam keseharian kita. Belum lagi pengrusakan hutan dan penebangan pohon-pohon untuk kepentingan pribadi segelintir orang. Lalu karena itu semua alam seakan menggeliat. Membuat keterkejutan-keterkejutan di tengah kehidupan manusia. Manusia jadi panik. dan Takut. Padahal tidak ada yang harus kita takuti. karena Allah sang Pencipta pasti akan menjaga kita jika kita ingat kepadanya. Jika kita selalu melakukan perintah-perintahnya dan tidak mendekati sedikitpun semua yang dilarangnya..

" Berpikir dan renungkanlah Trims ; RezzBoy™ "

Badai Matahari Terjadi Antara 2012-2015 Diperkirakan oleh para peneliti

Jakarta - Film fiksi ilmiah '2012' yang menceritakan tentang terjadinya badai matahari (flare) bukan isapan jempol belaka. Flare diperkirakan akan terjadi antara tahun 2012-2015. Namun, tak serta merta hal itu melenyapkan peradaban dunia.

"Lapan memperkirakan puncak aktivitas matahari akan terjadi antara 2012 hingga 2015. Pada puncak siklusnya, aktivitas matahari akan tinggi dan terjadi badai matahari," ujar Kabag Humas Lapan Elly Kuntjahyowati dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (4/3/2010).

Flare tersebut, imbuhnya, merupakan salah satu aktivitas matahari selain medan magnet, bintik matahari, lontaran massa korona, angin surya dan partikel energetik. Ledakan-ledakan matahari itu, bisa sampai ke bumi. Namun, flare yang diperkirakan akan terjadi itu tak akan langsung membuat dunia hancur.

"Masyarakat banyak yang menghubungkan antara badai matahari dengan isu kiamat 2012 dari ramalan Suku Maya. Ternyata dari hasil pengamatan Lapan, badai matahari tidak akan langsung menghancurkan peradaban dunia," imbuhnya.

Efek badai tersebut, lanjut dia, yang paling utama berdampak pada teknologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio. Satelit dapat kehilangan kendali dan komunikasi radio akan terputus.

"Efek lainnya, aktivitas matahari berkontribusi pada perubahan iklim. Ketika aktivitas matahari meningkat maka matahari akan memanas. Akibatnya suhu bumi meningkat dan iklim akan berubah," jelas Elly.

Partikel-partikel matahari yang menembus lapisan atmosfer bumi akan mempengaruhi cuaca dan iklim. Dampak ekstremnya, bisa menyebabkan kemarau panjang. Namun hal ini masih dikaji oleh para peneliti.

Lapan pun berniat mensosialisasikan dampak aktivitas matahari ini ke masyarakat. Sosialisasi Fenomena Cuaca Antariksa 2012-2015 pun akan digelar di Gedung Pasca Sarjana lantai 3, Universitas Udayana, Jl Jenderal Sudirman, Denpasar, Bali pada 9 Maret 2010 pukul 11.00 Wita.

NASA Temukan 'Planet Alien', Kembaran Bumi?


VIVAnews -- Badan antariksa Amerika Serikat

(NASA) mengumumkan temuan baru yang dihasilkan satelit Kepler, Kamis 26 Agustus 2010.

Kepler menemukan kelompok planet alien, planet-planet yang tak pernah dilihat sebelumnya itu mengelilingi sebuah bintang -- seperti planet dalam tata surya yang mengelilingi Matahari. Temuan itu dinamakan sistem Kepler 9.

Pengamatan dari observatorium Kepler mengkonfirmasikan dua planet seukuran Saturnus mengorbit sebuah bintang -- dalam jarak sekitar 2.300 tahun cahaya dari Bumi.

Mereka juga mengungkapkan kandidat planet yang mungkin sama ukurannya dengan Bumi dalam sistem yang sama.

Mengapa kandidat? Karena keberadaannya belum terkonfirmasi.

Sampai saat ini, para astronom belum mengkonfirmasi apakah ada planet yang potensial seperti Bumi -- dalam arti bisa menopang kehidupan. Namun, analisa awal mengatakan, planet tersebut punya radius 1,5 kali Bumi.

Observasi lanjutan dari sistem planet tersebut akan membantu menjawab pertanyaan adakah kehidupan di luar Bumi.

"Kami berharap dalam beberapa hari atau minggu, kami bisa memastikannya," kata William Borucki, peneliti utama Keppler di

Pusat Penelitian Ames milik NASA, seperti dimuat laman Space, 26 Agustus 2010.

Untuk kali pertamanya, analisis pengamatan Kepler juga dikombinasikan dengan waktu transit dan observasi kecepatan radial untuk memperkirakan massa planet-planet alien itu.

Dua planet terbesar dalam sistem ini yang dinamakan Kepler 9b dan Kepler 9c -- ditemukan memiliki diameter yang hampir sama. Keduanya punya massa dan kepadatan seperti Saturnus.

Namun, dua planet tersebut terlalu dekat dengan bintang -- mirip Matahari, seperti Merkurius yang mengorbit Matahari. Dua planet itu diduga kuat tidak memiliki kehidupan karena sangat panas.

Planet Kepler adalah kelompok planet ke dua yang diumumkan minggu ini. Sebelumnya, astronom Badan Antariksa Eropa (ESO) mengumumkan penemuan 'tata surya' yang terdiri dari tujuh planet yang berjarak 127 tahun cahaya dari Bumi.

Kembaran Bumi?

Para astronot belum menemukan planet mirip Bumi dari observatorium Kepler.

Jika keberadaan planet ketiga mirip yang Bumi sudah ada konfirmasi, planet itu bisa menjadi 'planet terkecil' yang dikenal.

"Kami bisa mengatakan, dalam hal ukuran fisik, ini akan jadi yang terkecil, tapi kami belum mengetahui massanya," kata Matthew Holman, staf direktur divisi teori astrofisika di Harvard-Smithsonian Center, yang mengkonfirmasi temuan Kepper.

Keppler mengungkapkan, planet ketiga ini memiliki radius 11,5 kali Bumi dan memiliki periode orbital sekitar 1,6 hari di Bumi -- lebih pendek dari Kepler-9b dan 9c.

Para peneliti sedang meneliti apakah kandidat 'Kembaran Bumi' mengorbit di bintang yang sama dengan dua planet lain.

"Salah satu pesan dari pekerjaan ini adalah bahwa Kepler membuat kemajuan menuju tujuan untuk menemukan sistem planet yang mirip dengan tata surya kita."

Namun dalam hal kelayakan huni, sistem Kepler-9 mungkin bukan tempat yang tepat untuk mencari kehidupan.

"Planet-planet ini seperti tidak layak huni," kata Holman. Diperkirakan temperatur dua planet terbesar sangat tinggi, sekitar 740 derajat Kelvin (872 derajat Fahrenheit) dan 540 derajat Kelvin (512 derajatFahrenheit).

"Temperatur itu jauh di atas titik didih air, maka diduga kuat itu bukan planet berpenghuni. (hs)

Matahari 4 Di Cina

Muncul lagi fenomena ganjil, atau setidaknya yang baru pertama kali saya dengar, yakni keberadaan 4 matahari yang muncul bersamaan, semakin lengkap lah kejadian aneh yang muncul akhir-akhir ini seperti sebelumnya hujan darah di India. Kini 4 matahari muncul, apakah penyebab fenomena ganjil ini?
Setelah cari berita sana-sini, terjadi ini merupakan fenomena alam biasa, dan tidak ada yang spesial. Penjelasan ini saya dapat dari LAPAN, lewat keterangan Thomas Jalaludin berikut ini:
“Fenomena itu dinamakan sun dog atau anjing penjaga matahari. Cahaya tersebut biasa muncul di kanan kiri halo sehingga sering dianggap matahari meskipun memiliki ukuran lebih kecil,” ungkapnya.
Fenomena 4 matahari muncul secara bersamaan di istilahkan sebagai sun dog atau juga guard dog alias anjing penjaga matahari. Dan ketiga cahaya – yang dianggap sebagai cahaya matahari-matahari lainnya – merupakan cahaya karena proses pembiasan dengan es kristal.
“Ketentuannya, di sekitar arah matahari muncul kristal-kristal es yang membiaskan cahaya. Biasanya, terjadi dua fenomena yaitu halo dan sun dog.”

" Renungkanlah dengan penuh perasaan "





Selasa, 24 Agustus 2010

Penampakan Aneh di Langit Yogyakarta (Edisi Foto)

garis  biru di samping monumen

garis biru di samping monumen

ujung barat garis

ujung barat garis

Sengaja saya berikan edisi foto terpisah karena KOMPASIANA eror..tidak bisa memasukkan 2 foto tapi justru malah mengkopi secara otomatif foto yang sudah di ADD

tepat dibelakang kepala saya

tepat dibelakang kepala saya

bukan olahan komputer lihat saja dibalik ujung rambut saya

garis mulai menghilang di ujung barat matahari

garis mulai menghilang di ujung barat matahari

Senin, 23 Agustus 2010